Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan asuransi PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk atau MSIG Life (LIFE) meneken kerja sama bancassurance dengan PT Bank Sinarmas Tbk. (BSIM) Hal ini untuk mendukung peningkatan 10% portofolio produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) yang ditargetkan perseroan.

CEO & Presiden Direktur MSIG Life Wianto Chen menyatakan, meski pendapatan per kapita di Indonesia meningkat 5,05% pada tahun 2023, inklusi asuransi hanya tumbuh sekitar 4,8% dalam 11 tahun terakhir menurut survei OJK. Artinya, banyak masyarakat yang rentan terhadap risiko karena kurangnya perlindungan finansial.

“Kami memahami bahwa setiap pelanggan memiliki kebutuhan yang unik dan personal, oleh sebab itu kami berupaya untuk menyediakan solusi yang sesuai dengan kebutuhan individu nasabah dengan pendekatan yang personal dan fleksibel,” ujar Wianto dalam keterangannya dikutip Rabu, (3/4/2024).

Untuk itu, MSIG Life meluncurkan Smile Flexilink, PAYDI berpremi reguler yang didistribusikan melalui Bank Sinarmas. Dari sini, pengguna bisa memilih masa asuransi, ragam asuransi tambahan, hingga pilihan mata uang investasi.

Uang pertanggungan di produk ini ditawarkan hingga 300%, bonus loyalitas hingga 30% per tahun dari premi pokok tahun pertama, serta jaminan polis tetap berlaku atau No Lapse Guarantee selama 15 tahun pertama, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Sementara pilihan masa asuransi antara 65, 80, dan 99 tahun, serta berbagai pilihan asuransi tambahan mulai dari perlindungan biaya perawatan kesehatan hingga pembebasan premi ketika terjadi risiko kesehatan, dan juga pilihan investasi dalam mata uang Rupiah dan Dolar AS.

Sebelumnya, MSIG Life menargetkan produk asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) bisa berkontribusi 25%-35% dari portofolio preminya di tahun 2024. Hal ini menggambarkan peningkatan 10% di tengah perlambatan yang menerpa industri PAYDI beberapa waktu belakang.

MSIG Life diketahui sempat memangkas porsi PAYDInya dari 75% menjadi 25% sejak Surat Edaran (SE) OJK nomor 5 tahun 2022 soal PAYDI efektif berlaku. MSIG Life melakukan penyesuain dengan vakum menjual PAYDI selama kurang lebih setengah tahun di 2023.

Di tahun ini, Wianto mengatakan pihaknya akan menambah porsi unit link dan tradisional secara proporsional. Setidaknya, ia menyiapkan 9 produk baru yang terdiri dari kedua jenis premi tersebut.

MSIG Life menargetkan, penjulan produk unit link ke depannya bisa berkontribusi sebanyak 30%-35% untuk tahun ini, dan kemudian 40%-50% di beberapa tahun ke depan.

“Unitlink untuk kembali ke masa dulu (dominasi 70% premi) mungkin tidak akan pernah lagi karena faktornya yang panjang,” kata Wianto terpisah.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


MSIG (LIFE) Cairkan Rp 2 T Klaim Pemegang Polis, Naik 49%


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *