Jakarta, CNBC Indonesia – BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID dikabarkan bakal menjual sahamnya ke publik alias melakukan Initial Public Offering (IPO) di tahun ini. Hal ini menjadi informasi baru, karena sebelumnya justru PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), anak usaha MIND ID yang gencar dikabarkan bakal IPO.

Berdasarkan sumber yang beredar di pasar yang diterima CNBC Indonesia, Jumat (5/4/2024), secara size Inalum dinilai terlalu kecil. Sehingga yang didorong untuk melantai di bursa dalam waktu dekat ini adalah MIND ID.

Seperti diketahui, MIND ID pada tahun 2022 berhasil membukukan pendapatan Rp126 triliun. Pada tahun yang sama, MIND ID juga memiliki total aset hingga Rp 229,3 triliun, dan laba bersih mencapai Rp 22,5 triliun, serta EBITDA mencapai Rp 36,7 triliun.

Sebelumnya, Inalum dikabarkan akan IPO pada tahun 2024 ini. Meskipun, pelaksanaan IPO tersebbut belum pasti kapan akan dijalankan. Sebelum IPO dilakukan, perusahaan akan melakukan aksi korporasi pra-IPO dengan menggandeng mitra strategis terlebih dahulu.

Rencana IPO ini mengemuka setelah perusahaan split off atau memisahkan diri dari induk Holding BUMN Pertambangan MIND ID pada 21 Maret 2023 lalu.

“Awalnya direncanakan ada wacana untuk IPO untuk Inalum tahun 2024, tapi melihat kondisi dan kesiapan, direncanakan di 2024 baru akan pra-IPO dan kita akan unlock value Inalum dengan melakukan strategic alliance dengan established global player industri aluminium,” ungkapnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Kamis (24/8/2023).

Selain MIND ID, perusahaan pelat merah lainnya yang dikabarkan akan IPO adalah BUMN pelabuhan, Indonesia Port Corporation (IPC) atau PT Pelindo II (Persero).

Jika sebelumnya diungkapkan mereka siap melepas dua anak usahanya untuk tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun ini, kabar terbaru justru holding BUMN pelabuhan tersebut yang bakal melantai di bursa. Sama dengan MIND ID, Pelindo dinilai memiliki size yang lebih besar dibandingkan dengan dua anaknya.

Dua anak usaha Pelindo yang sebelumnya dikabarkan akan IPO, yakni PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) dan PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK). Kendati belum detail kapan dua anak usaha ini akan IPO di papan perdagangan BEI.

 

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Menteri BUMN Erick Bicara Soal Perpanjangan Kontrak Freeport


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *