Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar saham Asia-Pasifik berbalik arah setelah aksi jual besar-besaran pada perdagangan kemarin. Namun kenaikan dibatasi  oleh komentar dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell yang menandakan sikap hawkish,

Nikkei 225 Jepang naik 0,15% pada pembukaan perdagangan Rabu (17/4/2024).  Indeks saham Kospi Korea Selatan naik 0,55% setelah memimpin kerugian di Asia pada sesi perdagangan kemarin.

Di Australia, S&P/ASX 200 diperdagangkan relatif datar. Kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 16,256, lebih tinggi dari penutupan HSI di 16,248.97.

Kebangkitan indeks saham Asia dibatasi oleh kenyataan bahwa The Fed masih hawkish.

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan perekonomian AS belum melihat inflasi kembali sesuai target bank sentral, hal ini menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga tidak akan segera terjadi dalam waktu dekat.

“Data yang lebih baru menunjukkan pertumbuhan yang solid dan kekuatan yang berkelanjutan di pasar tenaga kerja, namun juga kurangnya kemajuan lebih lanjut sepanjang tahun ini karena kembalinya target inflasi 2%,” kata Ketua Fed dalam diskusi panel.

Senada dengan pernyataan pejabat bank sentral baru-baru ini, Powell mengindikasikan tingkat kebijakan saat ini kemungkinan besar akan tetap berlaku sampai inflasi mendekati target 2%.

Powell mencatat ukuran inflasi pilihan The Fed, indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi, menunjukkan inflasi inti sebesar 2,8% pada bulan Februari dan tidak banyak berubah selama beberapa bulan terakhir.

Dalam laporan terkininya, pejabat FOMC pada bulan Maret mengindikasikan bahwa mereka memperkirakan akan ada tiga pemotongan suku bunga tahun ini. Namun, beberapa pembuat kebijakan dalam beberapa hari terakhir menekankan sifat kebijakan yang bergantung pada data dan belum berkomitmen untuk menetapkan tingkat pengurangan.

Berdasarkan perangkat CME FedWatch memperkirakan suku bunga acuan The Fed tetap dipertahankan di 5,25% – 5,5% hingga September 2024, mundur dari keyakinan sebelumnya pada Juni.

Semalam di AS, Dow Jones Industrial Average naik 0,17%, menghentikan kerugian enam hari, yang diangkat oleh saham UnitedHealth.

Sebaliknya, S&P 500 tergelincir 0,21% dan Nasdaq Composite turun 0,12%, sedangkan imbal hasil Treasury AS bertenor 2 tahun sempat melonjak di atas 5% menyusul pernyataan Powell.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Untung RI Libur Pilpres, Bursa Asia Kebakaran Hari Ini Karena Amerika


(ras/ras)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *