Jakarta, CNBC Indonesia – Rupiah masih melemah bahkan menembus level Rp16.200 per Dolar AS. Hal ini menjadi titik terendah sejak tahun 2020.

Treasury & Global Market Head Sales Bank Mega Donny Lukito mengatakan pelemahan rupiah hari ini dinilai masih normal karena tidak separah negara ASEAN lain. Sedangkan Chief Economist Bank Syariah Indonesia Banjaran Surya Indrastomo mengatakan selain kondisi Timur Tengah yang memanas, kondisi pasar juga diperkeruh dengan inflasi AS yang masih tinggi.

Saksikan dialog Syafrina Nasution bersama Treasury & Global Market Head Sales Bank Mega Donny Lukito dan Chief Economist Bank Syariah Indonesia Banjaran Surya Indrastomo dalam program Power Lunch CNBC Indonesia, Rabu (17/04/2024).

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *