Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan peringatan keras kepada emiten Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) karena telah terjadi peningkatan harga saham di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

Langkah tersebut dilakukan dalam rangka perlindungan Investor, khususnya bagi pemegang saham BREN. Namun, pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham BREN tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulis manajemen BEI dalam keterbukaan informasi publik, Kamis (18/4).

Informasi terakhir mengenai BREN adalah informasi tanggal 4 April 2024 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) tentang laporan bulanan registrasi pemegang efek.

Sebagai informasi, sebelumnya Bursa telah mengumumkan Unusual Market Activity (UMA) pada tanggal 17 Oktober 2023 atas perdagangan saham BREN.

Dengan demikian, para investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban BREN atas permintaan konfirmasi Bursa, mencermati kinerja BREN dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action BREN apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Mengutip RTI, saham BREN pada sepekan terakhir naik 40,53% dan selama sebulan naik 30,20%.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Emiten Prajogo Pangestu, BREN Guyur US$90 Juta ke Star Energy


(ayh/ayh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *