Jakarta, CNBC Indonesia – Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengaku optimis target pendapatan PT Timah (Persero) Tbk. (TINS) yang sebesar 75% tahun ini dapat tercapai.

“Kalau sepertinya sesuai dengan target yang diajukan oleh teman-teman direksi PT Timah sih kayaknya tercapai,” ujarnya dalam acara CNBC Indonesia, Jumat (19/4).

Menurutnya optimisme tersebut didorong dari kinerja produksi perseroan yang akan meningkat pesat usai terungkapnya kasus korupsi oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Arya menjelaskan, ada keuntungan yang diperoleh dari semua pihak yang terlibat dalam transaksi ilegal tersebut. Pasanya, para pihak yang terlibat kini berhenti beroperasi sehingga PT Timah dapat mengambil peluang pasar.

“Jadi dari tambang ilegalnya juga berhenti semua, ini kan bagus banget ya. Kemudian juga smelter yang selama ini adalah smelter pihak luar Timah yang bisa mendapatkan timah-timah ilegal juga mereka hanya dapat dari yang resmi, sehingga volume penambangan timah oleh PT Timah itu naik,” jelasnya.

Arya mengungkapkan, hal ini merupakan suatu hal yang positif dan akan membuat kinerja PT Timah dapat kembali seperti tahun 2020 yang mana volume produksi perseroan jauh lebih besar dibandingkan swasta.

“Dengan kondisi ini mudah-mudahan kembali PT Timah lead¬†untuk produksi timahnya,” ucapnya.

Jika produksi PT Timah dapat kembali bergairah, maka akan berdampak pada pendapatan perseroan yang ditargetkan tahun ini naik 75%. Arya menyebut, maka tak heran jika pengungkapan kasus korupsi tersebut membawa angin segar bagi pergerakan saham TINS.

“Termasuk mungkin makanya jangan heran kalau sahamnya timah itu setelah kejadian itu justru naik, karena mereka secara ekonomi malah makin baik gitu,” pungkasnya.

Sementara itu, pada perdagangan hari ini, Jumat (19/4/2024) pukul 14.20 WIB, saham TINS naik 1,5% ke level Rp 1.015. Sementara itu

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Begini Peran Tersangka Helena Lim dalam Kasus Dugaan Korupsi PT Timah


(mkh/mkh)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *