Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar Rupiah pada Senin 22 April 2024 sempat menguat di tengah penantian rilis kebijakan suku bunga Bank Indonesia. Rupiah sempat mengalami pelemahan dan menembus level Rp16.250 per dolar Amerika Serikat (AS) pekan lalu.

Head of Treasury & Financial Institution Bank Mega Ralph Birger Poetiray mengatakan pelemahan rupiah masih dalam kondisi wajar, karena yang dihadapi adalah faktor eksternal. Intervensi Bank Indonesia sudah cukup baik dan tidak perlu menambah instrumen. Birger juga menuturkan Bank Indonesia tidak punya alasan untuk menaikkan suku bunga.

Equity Analyst CNBC Indonesia Research M. Reza Ilham Taufani menuturkan pelemahan rupiah disebabkan karena dua sentimen yakni perang Israel-Iran, sehingga memicu kekhawatiran pasar untuk mengalihkan asetnya ke instrumen safe haven.

Selengkapnya saksikan dialog Safrina Nasution bersama Equity Analyst CNBC Indonesia Research M. Reza Ilham Taufani dan Head of Treasury & Financial Institution Bank Mega Ralph Birger Poetiray di Program Closing Bell CNBC Indonesia, Senin (22/04/2024).

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *