Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan sebanyak tiga saham masuk dalam radar pemantauan karena pergerakan harga saham yang di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA) pada 22 April 2024. Antara lain PT Wijaya Cahaya Timber Tbk. (FWCT), PT Chemstar Indonesia Tbk. (CHEM), dan PT Hillcon Tbk. (HILL).

Adapun FWCT yang merupakan emiten industri kayu lapis/plywood, masuk radar pemantauan karena mengalami peningkatan harga yang di luar kebiasaan. Mengutip RTI Business, FWCT tercatat melesat 32,41% selama sepekan terakhir, dan terakhir berada di posisi harga 151 per saham. Bahkan, selama sebulan terakhir melonjak 118,84%.

Sementara itu, kedua saham lainnya yang masuk pemantauan mengalami penurunan harga yang di luar kebiasaan.

Saham perusahaan manufaktur kimiq CHEM terakhir berada di zona merah pada posisi 61. Mengutip RTI Business, saham itu terkoreksi 11,59% dalam sepekan terakhir. Bahkan, dalam enam bulan terakhir, saham CHEM tercatat ambruk 41,35%.

Kemudian, saham kontraktor tambang HILL terakhir berada di zona merah pada posisi 1.015. HILL telah turun 43,61% selama sepekan dan 54,07% selama sebulan.

“Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang- undangan di bidang Pasar Modal,” jelas BEI dalam pengumumannya, dikutip Selasa (23/4/2024).

Bursa kemudian meminta para investor untuk memperhatikan jawaban FWCT, CHEM, dan HILL atas konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan, mengkaji berbagai aksi korporasi, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang akan timbul.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Harga Saham Meroket, BEI Pelototi Gerak Saham Emiten Prajogo


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *