Jakarta, CNBC Indonesia – Exchange Traded Fund (ETF) atau reksa dana kontrak investasi kolektif menjadi salah satu pilihan investasi yang terkenal di kalangan masyarakat. Ternyata, “Buffettology” atau strategi investasi ala investor legendaris dunia Warren Buffett, dapat diterapkan pada investasi ETF.

Sebagaimana diketahui, Buffett adalah investor jangka panjang. Sang “Oracle of Omaha” itu tidak terlalu mencari saham-saham yang dijual dengan harga murah, melainkan pada saham-saham perusahaan dengan harga terjangkau yang dia yakini akan terus solid secara finansial dengan potensi pertumbuhan jangka panjang.

Selain itu, meskipun Buffett telah berinvestasi di berbagai sektor selama bertahun-tahun, perusahaan-perusahaan di sektor keuangan, seperti Wells Fargo & Company dan American Express, yang tetap menonjol di antara investasi Berkshire Hathaway pimpinannya.

Mengutip Investopedia, Bagian dasar dari strategi investasi Warren Buffett adalah berinvestasi pada perusahaan yang memiliki keunggulan kompetitif dalam industrinya, yang dapat menawarkan “parit” perlindungan kepada investor.

Beberapa investor berusaha mengikuti Buffett dengan membeli saham Berkshire Hathaway atau dengan membeli saham masing-masing perusahaan yang dimiliki atau diinvestasikan oleh Berkshire Hathaway. Namun, karena ETF telah menjadi sarana investasi yang disukai, beberapa investor ingin menggunakannya sebagai cara untuk mengikuti jejak Buffett.

Tidak ada ETF yang mengikuti portfolio Buffett secara spesifik, namun beberapa bertujuan untuk melakukan investasi seperti Ketua Berkshire Hathaway itu.

Istilah “parit” yang berkaitan dengan investasi, diciptakan oleh Buffett untuk menggambarkan perusahaan mana pun yang memiliki keunggulan kompetitif dalam industri yang menawarkan perlindungan seperti parit.

Berikut tiga ETF yang Meniru Strategi Investasi Buffett

Market Vectors Wide Moat ETF

Market Vectors Wide Moat ETF (NYSEARCA: MOAT), diluncurkan oleh Van Eck Global pada tahun 2012, bertujuan untuk mengidentifikasi dan berinvestasi di perusahaan-perusahaan serupa. Dana tersebut berupaya menggunakan asetnya senilai US$10,8 miliar untuk melacak kinerja Morningstar Wide Moat Focus Index.

Indeks yang mendasarinya menawarkan investor eksposur terhadap perusahaan-perusahaan dengan harga paling menarik yang diidentifikasi oleh tim peneliti ekuitas Morningstar. Ini memiliki keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dalam industri masing-masing.

SPDR Financial Select Sector ETF

SPDR Financial Select Sector ETF (NYSEARCA: XLF) menawarkan eksposur luas kepada perusahaan-perusahaan di sektor keuangan, dan juga berinvestasi langsung di saham Berkshire Hathaway, yang mencakup lebih dari 13% kepemilikan portofolio ETF tersebut.

ETF ini diluncurkan oleh State Street Global Advisors pada tahun 1998.

ETF tersebut melacak kinerja S&P Financial Select Sector Index, yang mencakup perusahaan-perusahaan dari sektor jasa keuangan yang luas termasuk bank, perusahaan asuransi, thrifts, dan REITs.

iShares Edge MSCI USA Faktor Kualitas ETF

iShares Edge MSCI USA Quality Factor ETF (NYSEARCA: QUAL), diluncurkan pada tahun 2013 oleh BlackRock, memiliki aset lebih dari US$31,6 miliar pada pertengahan tahun 2023. Dana tersebut bertujuan untuk berinvestasi pada saham berkualitas tinggi dengan melacak MSCI USA Sector Neutral Quality Index, yang berinvestasi pada saham-saham berkapitalisasi besar dan menengah yang dipilih berdasarkan tiga metrik fundamental: utang terhadap ekuitas (D/E), laba atas ekuitas (ROE), dan variabilitas pendapatan.

[Gambas:Video CNBC]


Artikel Selanjutnya


Ini Jurus Kunci Warren Buffett Buat Investasi Saham


(fsd/fsd)




Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *